• 0891011121314
  • corona@gmail.com
  • Amurang, Minahasa Selatan
corona.minselkab.go.id
Situs Informasi Percepatan Penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Minahasa Selatan

Memakai Masker

Tetap menggunakan Masker di setiap Kesempatan

Mencuci Tangan

Rajin Mencuci Tangan di Air Mengalir / Menggunakan Handsanitizer

Menjaga Jarak

Menghindari Kontak Lansung dengan Menjaga jarak

Menjauhi Kerumunan

Menghindari Tempat Ramai maupun Kerumunan Orang

Membatasi Mobilitas

Tetap berada di tempat aman dengan membatasi Perjalanan ke Luar / Daerah berpotensi Tertular

726

TOTAL POSITIF

(Data 14 Juli 2021 – Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Selatan)

617

SEMBUH

65

PERAWATAN

44

MENINGGAL

VAKSIN COVID-19

Informasi Pelaksanaan Vaksinasi
di Kabupaten Minahasa Selatan

DOSIS 1

44380

Orang

DOSIS 2

6386

Orang

Data Vaksinasi

14 Juli 2021

+438 Ktp Luar

EDARAN BUPATI MINAHASA SELATAN (No : 366/bms-bG-pm/vi-2021)

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Mikro di Kabupaten Minahasa Selatan

Kegiatan Masyarakat

Kegiatan Masyarakat di Kabupaten Minahasa Selatan dibatasi sampai pukul 21.00 Wita.

Skema Kerja

Pelaksanaan Skema 50% Work From Home dengan penerapan Protokol Kesehatan lebih Ketat, Waktu Kerja Bergantian dan saat WFH tidak melakukan Mobilisasi ke Daerah Lain.

Pusat Perbelanjaan & Perdagangan

Dibatasi sampai pukul 20.00 Wita , dengan Protokol Kesehatan yang Ketat dan pembatasan kapasitas 25%.

Tempat Makan

Pelayanan maksimal 25% dari Kapasitas tempat. Prioritas Pesan-Antar / dibawa Pulang . Dibatasi sampai pukul 20.00 Wita dengan Penerapan Protokol Kesehatan lebih ketat.

Kegiatan Konstruksi

Diizinkan beroperasi 100% dengan penerapan Protokol Kesehatan lebih ketat.

Sektor Esensial

Kegiatan berkaitan Pemenuhan kebutuhan pokok seperti Kesehatan, Perbankan, Industri, Logistik, Komunikasi Informasi dan Pelayanan Dasar termasuk Objek Vital dapat beroperasi 100% dengan pengaturan Jam Operasional dan Kapasitas dengan penerapan Protokol Kesehatan lebih Ketat.

Pelaksanaan Peribadatan

Pembatasan jumlah orang paling banyak 50% dari Kapasitas tempat dengan penerapan Protokol Kesehatan lebih Ketat. Jika terdapat terkonfirmasi Positif Covid-19 atau berada pada Zona Merah maka dilaksanakan dirumah masing-masing.

Fasilitas Umum

Sarana Publik seperti Taman Umum, Tempat Hiburan, Gedung Olahraga, Gedung Pertemuan dan tempat wisata diperbolehkan dengan pembatasan 25% dari kapasitas tempat dengan penerapan Protokol Kesehatan Lebih Ketat.

Kegiatan Seni, Sosial dan Budaya

Kegiatan yang dapat menimbulkan Keramaian / Kerumunan diizinkan maksimal 25% dari kapasitas tempat dengan penerapan Protokol Kesehatan Lebih Ketat.

Kegiatan Sosial Keagamaan dan Kemasyarakatan

Kegiatan seperti Pesta Pernikahan/Ulang Tahun/Perayaan Tertentu, Pengajian dan sejenisnya dilakukan pembatasan peserta paling banyak 25% dari Kapasitas dan Tidak ada Hidangan Makan Di tempat serta Penerapan Protokol Kesehatan Lebih Ketat.

Transportasi Umum

Dibatasi 50% dari kapasitas dengan Penerapan Protokol Kesehatan Lebih Ketat

Kedukaan / Pemakaman Non Covid-19

Acara Duka hingga Pemakaman menerapkan Protokol Kesehatan Lebih Ketat dan Intensif Penegakan 5M. Ibadah penghiburan dan/atau pemakaman tidak lebih dari 1 Jam. Jenazah disemayamkan tidak lebih dari 3 Hari dan 2 Malam setelah meninggal. Acara Penghiburan dibatasi sampai pukul 20.00 Wita.

Penerapan Protokol Kesehatan

Penerapan 5M Lebih Ketat dan Penyemprotan Berkala cairan Disinfektan pada Tempat Kerja/ Usaha termasuk Fasitas Umum.

Koordinasi, Pengawasan dan Evaluasi PPKM Mikro

Pembentukan dan Optimalisasi Posko Desa/Kelurahan termasuk skala Jaga atau Lingkungan. Optimalisasi Posko Kecamatan sebagai tempat Supervisi dan Pelaporan.

Fungsi Posko Desa / Kelurahan

Pencegahan, Penanganan, Pembinaan dan Pendukung dengan melakukan koordinasi Tingkat Kecamatan, Kabupaten/Propinsi, TNI dan POLRI.

Kebutuhan Pembiayaan Posko Desa/Kelurahan

Posko Desa dibebankan pada Dana Desa dan sumber Pendapatan Desa Lainya melalui APBDes. Posko Kelurahan dibebankan pada APBD Kabupaten.

Komposisi Posko Desa / Kelurahan

Kepala Desa sebagai Ketua Posko Desa dan dalam pelaksanaannya Dibantu oleh Perangkat Desa, LKD, LAD, LPM dan Mitra Desa lainya. Lurah sebagai Ketua Posko Kelurahan dan dibantu oleh Aparat Kelurahan. Setiap Posko dibantu oleh Satlinmas, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Tokoh Masyarakat.

Catatan

- Semua pihak untuk lebih sungguh-sungguh, tertib, disiplin dan penuh tanggung jawab menaati ketentuan terkait penanggulangan Covid-19 - Pelanggaran ketentuan selama PPKM akan dikenakan SANKSI sesuai perundang-undangan yang berlaku. - Pelaksanaan Koordinasi, Komunikasi, Sosialisasi dan Pembinaan antar Seluruh unsur yang terlibat dilaksanakan secara tertib dan bertanggung jawab - Optimalisasi fungsi Posko Covid-19 dan mengefektifkan program SISKAMLING dengan melibatkan masyarakat - Pelaksanaan Penertiban Pelanggar disertai Pemberian Sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku - Penyampaian Laporan Pelaksanaan PPKM secara berjenjang. -

News Info

Berita dan Informasi

Hello world!

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!

Read More
KOMITE PENANGANAN COVID-19 DAN PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL
BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN BENCANA
KEMENTERIAN KESEHATAN RI
CORONA SULUT
DINAS KESEHATAN PROPINSI SULAWESI UTARA
DINAS KESEHATAN KABUPATEN MINAHASA SELATAN